Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Itera dan Unhan RI Jajaki Kolaborasi Riset Bioetanol hingga Teknologi Energi

Foto : Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si., dan Dekan Fakultas Teknik dan Teknologi Pertahanan (FTTP) Unhan RI, Prof. Dr. Henry Setiyanto, S.Si., M.T., di Ruang Rapat Fakultas Teknologi Industri (FTI) Itera (Ugy/filsafatmuslim.com)
Bandar Lampung, Filsafat Muslim —  Institut Teknologi Sumatera (Itera) dan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) menjajaki perluasan kerja sama di bidang riset dan pengembangan teknologi strategis. Kolaborasi yang dibahas mencakup energi terbarukan, bioetanol, teknologi penyimpanan energi (energy storage), hingga pengembangan logam tanah jarang (LTJ), serta penguatan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.  Peluang kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan antara Rektor Itera, Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si., dan Dekan Fakultas Teknik dan Teknologi Pertahanan (FTTP) Unhan RI, Prof. Dr. Henry Setiyanto, S.Si., M.T., di Ruang Rapat Fakultas Teknologi Industri (FTI) Itera, Rabu (4/11/2026). 

Pertemuan ini menjadi langkah penjajakan untuk menyelaraskan potensi riset dan keunggulan akademik kedua institusi. Sejumlah bidang yang dibahas dinilai memiliki relevansi strategis, terutama dalam pengembangan teknologi energi, pemanfaatan sumber daya mineral, dan inovasi yang dapat mendukung kebutuhan industri serta pembangunan nasional. 

Rektor Itera, Prof. Elfahmi, mengatakan perluasan kolaborasi merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas institusi sekaligus meningkatkan kontribusi perguruan tinggi dalam menghasilkan riset dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, dalam 12 tahun terakhir Itera terus mengalami perkembangan, baik dari sisi kelembagaan, pendidikan, maupun penelitian dan pengembangan teknologi. 

"Kami berharap kerja sama dengan Unhan, baik yang sudah berjalan di bidang teknik mesin, dapat berjalan optimal. Kami juga membuka peluang kolaborasi pengembangan teknologi lainnya serta berbagai riset lain yang berpotensi memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Prof. Elfahmi. 

Ia juga mengungkapkan bahwa Itera tengah menjalin kerja sama dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dalam pengembangan bioetanol di Lampung. Keterlibatan perguruan tinggi mitra, termasuk Unhan RI, diharapkan dapat memperkuat kapasitas penelitian dan mendukung pengembangan kerja sama tersebut. 

Perkuat Riset dan Pengembangan SDM 

Selain bidang penelitian, pertemuan tersebut turut membahas peluang kolaborasi pendidikan, termasuk kesempatan bagi lulusan Itera untuk melanjutkan studi magister di Unhan RI. Kerja sama ant perguruan tinggi dinilai penting untuk memperluas akses pendidikan lanjutan sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan perkembangan teknologi dan industri. 

Prof. Elfahmi berharap peluang tersebut dapat menjadi bagian dari kerja sama jangka panjang yang tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi pengembangan kapasitas akademik mahasiswa dan lulusan. 

Dekan FTTP Unhan RI, Prof. Henry Setiyanto, menyambut positif penjajakan kolaborasi tersebut. Ia menilai terdapat keselarasan antara sejumlah bidang penelitian yang dikembangkan Itera dan Unhan RI, terutama dalam pengembangan bioetanol dan pemanfaatan logam tanah jarang. 

"Sejumlah riset yang dikembangkan Itera memiliki keselarasan dengan bidang yang kami kembangkan, salah satunya logam tanah jarang. Kami juga ingin saling belajar dan membangun sinergi agar potensi yang dimiliki kedua institusi dapat dikembangkan bersama," ujar Prof. Henry. 

Menurutnya, kesamaan fokus penelitian tersebut membuka peluang bagi kedua institusi untuk saling melengkapi kompetensi, memperkuat kapasitas riset, dan mengembangkan inovasi teknologi. Ia berharap hasil penjajakan dapat ditindaklanjuti melalui program konkret, baik dalam bidang penelitian maupun pendidikan. 

Perluasan kolaborasi Itera dan Unhan RI diharapkan tidak berhenti pada pertukaran gagasan, tetapi berlanjut pada program kerja yang terukur dan menghasilkan luaran nyata. Sinergi tersebut berpotensi memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi strategis, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan potensi sumber daya nasional. 

Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Dekan II FTTP Unhan RI, Ranon Sugiman, Post. Grad. Dip.; Ketua Program Studi Sarjana Teknik Mesin, Akil Suwandi, S.T., M.M., M.Han.; Ketua Program Studi Magister Teknologi Persenjataan, Dr. Ir. H.A. Danang Rimbawa, S.Si., M.T., M.Tr.Opsla., CEH., CSBA., IPM., ASEAN Eng.; Ketua Program Studi Sarjana Teknik Informatika, Adam Mardamsyah, M.Han.; serta Analis Kerja Sama Ahli Madya, Silvi Mirna, S.Pt., M.M.  Dari pihak Itera, hadir Dekan Fakultas Teknologi Industri, Hafiz Budi Firmansyah, S.Kom., M.Sc., Ph.D., bersama jajaran dosen dari sejumlah program studi.