Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mahasiswa KKN ITERA Tanam Mangrove di Kawasan Konservasi Taman Nasional Way Kambas


Lampung Timur – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 61 Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melaksanakan kegiatan penanaman mangrove di wilayah pesisir kawasan konservasi Taman Nasional Way Kambas, bekerja sama dengan Pemerintah Desa Sukorahayu dan Balai Taman Nasional Way Kambas, pada Sabtu (31/1/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKN ITERA Periode 16 yang berfokus pada pelestarian lingkungan pesisir dan penguatan peran masyarakat dalam menjaga kawasan konservasi. Penanaman mangrove dilakukan sebagai upaya mitigasi abrasi pantai, menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, serta mendukung keberlanjutan lingkungan di sekitar kawasan Taman Nasional Way Kambas.


Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan mahasiswa KKN, perangkat Desa Sukorahayu, serta perwakilan dari pihak Taman Nasional Way Kambas. Sebelum proses penanaman, peserta mendapatkan pengarahan mengenai fungsi ekologis mangrove serta teknik penanaman yang benar agar bibit dapat tumbuh secara optimal.
Darwin selaku Ketua Kelompok KKN Tematik 61 Desa Sukorahayu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi mahasiswa terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Penanaman mangrove ini menjadi langkah kecil namun penting dalam menjaga ekosistem pesisir. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mangrove sebagai pelindung alami pantai dan penyangga kawasan konservasi,” ujarnya.


Pemerintah Desa Sukorahayu menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi peran aktif mahasiswa KKN ITERA dalam mendukung program desa berbasis lingkungan. Sementara itu, pihak Taman Nasional Way Kambas menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam melibatkan generasi muda dan masyarakat lokal dalam upaya konservasi.

Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN Tematik 61 ITERA berharap sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan pengelola kawasan konservasi dapat terus terjalin, sehingga upaya pelestarian lingkungan pesisir di sekitar Taman Nasional Way Kambas dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan ekosistem.