Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kunjungan Menteri Sosial RI di Sekolah Rakyat (SR) Kab. Lampung Selatan

Foto : Dokumentasi Kunjungan Mensos RI Drs. Syaifullah Yusuf di Kota Baru, Lampung Selatan (Andre/filsafatmuslim.com)

Filsafat Muslim -- Lampung Selatan, 26 April 2026, Menteri Sosial RI Drs. Saifullah Yusuf meninjau progress pembangunan proyek Sekolah Rakyat (SR), di Kawasan Kota Baru, Jati Agung, Kab. Lampung Selatan. Kegiatan dihadiri oleh Drs. Saifullah Yusuf (Menteri Sosial RI), Pendi M.Y (Direktorat Jenderal Prasarana Strategis/DJPS Prov. Lampung), Arius F. (KemenPU PR), Ade Ahmad (PT. Brantas Abipraya), dand Gonjalez (Inspektur Dinas PKPCK Prov. Lampung) serta sekitar 20 orang rombongan lainnya.

Direktorat Jenderal Prasarana Strategis/DJPS Prov. Lampung, Pendi M.Y menyampaikan “Sekolah Rakyat di Kota Baru dibangun sejak 15 Desember 2025 dengan target penyelesaian Juni 2026”.

Foto : Dokumentasi Kunjungan Mensos RI Drs. Syaifullah Yusuf di Kota Baru, Lampung Selatan (Andre/filsafatmuslim.com)

Menteri Sosial RI, Drs. Saifullah Yusuf mengatakan “Rencana kita membuka kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat pada Juli 2026. Kehadiran saya disini memastikan agar apa yang sudah direncanakan bisa diselesaikan dengan baik dan menjadi tanggungjawab bersama. Penyelenggaraan Sekolah Rakyat melibatkan banyak pihak, Kementerian Sosial, Kemendikbud, Kementerian PU PR, serta BUMN dan swasta”.

Direncanakan fasilitas yang dibangun di Sekolah Rakyat di kawasan Kota Baru, Kab. Lampung Selatan, meliputi gedung asrama putra tingkat SD, asrama putri tingkat SMP, gedung sekolah SD dan SMP, gedung serbaguna, masjid, lapangan sepak bola, serta akses jalan kawasan. Selain itu, kawasan ini juga dirancang dengan pendekatan ramah lingkungan, termasuk penataan lanskap dan fasilitas pendukung yang berkelanjutan.

“Terimakasih kepada Gubernur Lampung bersama jajaran, Kabupaten Lampung Selatan dan pihak lainnya yang sudah membantu progres pembangngunan Sekolah Rakyat ini. Adapun konsep belajar mengajar dirancang oleh Kemendikbud dengan kurikulumnya. Kemudian ditargetkan bahwa setiap Kabupaten/ Kota akan memiliki 1 gedung Sekolah Rakyat. Dengan tujuan yang bersekolah disitu adalah masyarakat setempat”, lanjut Drs. Saifullah Yusuf.

Sekolah Rakyat (SR) yang ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan, memiliki peran penting dalam peningkatan kualitas SDM masyarakat Indonesia. Hal ini juga sesuai dengan nilai - nilai keislaman yaitu bagaimana para pemimpin dituntut untuk berlaku adil dan menyejahterakan rakyatnya, khususnya dalam hal ini terkait program kerakyatan yang sedang digalakkan oleh Pemerintah. (Andre/FM)