Satgas PPKPT Itera Lanjutkan Roadshow “Kampus Aman” di Fakultas Teknologi Industri
Filsafat Muslim -- Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Institut Teknologi Sumatera (Itera) kembali melanjutkan roadshow sosialisasi program “Kampus Aman”. Kali ini, kegiatan tersebut menyasar mahasiswa di lingkungan Fakultas Teknologi Industri (FTI) dan berlangsung pada 8–12 Mei 2026 di Aula Gedung Kuliah Umum (GKU) 1.
Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan pada 15–29 April 2026. Roadshow ini menjadi salah satu langkah nyata Itera dalam memperkuat komitmen membangun lingkungan kampus yang aman, nyaman, inklusif, serta bebas dari berbagai bentuk kekerasan.
Kegiatan sosialisasi dipimpin oleh Ketua Satgas PPKPT Itera, Martasari Beti Pangestuti, S.T., M.T., didampingi Sekretaris Satgas, Annisa Hevita Gustina Kumalasari S., S.Si., M.Mat., bersama para anggota Satgas PPKPT Itera. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dari berbagai program studi di FTI diajak untuk memahami pentingnya pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi.
Pelaksanaan roadshow dilakukan secara bertahap. Pada Jumat, 8 Mei 2026, sosialisasi diikuti oleh mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Geofisika, dan Teknik Pertambangan. Selanjutnya, pada Senin, 11 Mei 2026, kegiatan dihadiri mahasiswa dari Teknik Biomedis, Teknik Geologi, Teknik Kimia, Teknik Mesin, dan Teknik Telekomunikasi.
Sementara itu, pada Selasa, 12 Mei 2026, sosialisasi diberikan kepada mahasiswa dari Program Studi Teknologi Pangan, Teknologi Industri Pertanian, Teknik Sistem Energi, Teknik Material, Rekayasa Kehutanan, Teknik Biosistem, Rekayasa Instrumentasi dan Automasi, Rekayasa Keolahragaan, Rekayasa Minyak dan Gas, Rekayasa Kosmetik, serta Teknik Fisika.
Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai konsep Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT), dasar hukum pelaksanaannya, serta bentuk-bentuk kekerasan yang berpotensi terjadi dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, baik di dalam maupun di luar lingkungan kampus. Selain itu, mahasiswa juga dikenalkan pada mekanisme pelaporan dan alur penanganan kasus melalui Satgas PPKPT Itera, termasuk pentingnya perlindungan, pendampingan, dan kerahasiaan bagi korban maupun saksi.
Ketua Satgas PPKPT Itera, Martasari Beti Pangestuti, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menumbuhkan kesadaran kolektif seluruh sivitas akademika dalam menciptakan budaya kampus yang aman dan inklusif.
“Melalui sosialisasi ini, kami berharap mahasiswa semakin memahami berbagai bentuk kekerasan yang dapat terjadi di lingkungan perguruan tinggi, mengetahui mekanisme pelaporan yang tersedia, serta memiliki keberanian untuk bersuara apabila menjadi korban maupun saksi. Dengan kesadaran bersama, seluruh sivitas akademika dapat berperan aktif membangun lingkungan kampus yang aman dan nyaman,” ujar Martasari.
Melalui roadshow program “Kampus Aman” ini, Itera terus memperkuat perannya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, inklusif, dan bebas kekerasan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong kolaborasi seluruh sivitas akademika dalam menjaga keamanan dan kenyamanan kehidupan kampus.

