145 Petinju Ramaikan Kejuaraan Fistera Itera, Dorong Pembinaan Atlet Muda Lampung
![]() |
| Foto : Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Itera, Ir. M. Bobby Rahman, S.T., M.Si. (Han), Ph.D., bersama penyelenggara Kejuaraan Tinju Fistera |
Lampung Selatan, Filsafat Muslim — Sebanyak 145 petinju dari berbagai kalangan mengikuti Kejuaraan Tinju Fistera yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Sumatera (Itera) sebagai bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-12 Itera. Kejuaraan yang berlangsung pada 30 September hingga 2 Oktober 2026 tersebut digelar di Aula Gedung Kuliah Umum 2 Itera dan mempertemukan atlet pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
Tidak hanya berasal dari kalangan atlet muda, ajang ini juga melibatkan sivitas akademika Itera. Sejumlah dosen dan tenaga kependidikan turut berpartisipasi dalam kategori pertandingan umum, sehingga menjadikan Fistera sebagai ruang interaksi olahraga lintas usia dan latar belakang.
Pembina Punchline Boxing Club (PLBC) Itera, Erny Amalia Lestari, S.Pd., M.I.P., M.Pd., menyampaikan bahwa kejuaraan tersebut menjadi wadah bagi para peserta untuk menyalurkan minat dan bakat dalam olahraga tinju. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga diarahkan untuk membangun karakter atlet melalui nilai sportivitas, kedisiplinan, serta mental bertanding.
“Kejuaraan ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi para peserta untuk mengembangkan kemampuan, membangun mental kompetisi, sekaligus menjadi bagian dari proses pembinaan atlet muda di Lampung,” ujar Erny.
![]() |
| Foto : Peserta Kejuaraan Tinju Fistera yang diikuti Perguruan Tinggi dan Sekolah dari Berbagai Daerah |
Diikuti Perguruan Tinggi dan Sekolah dari Berbagai Daerah
Dari total 145 peserta, sebanyak 86 petinju bertanding pada kategori Elite. Kategori ini diikuti oleh atlet dari berbagai perguruan tinggi di Lampung maupun luar Lampung.
Sejumlah perguruan tinggi yang mengirimkan perwakilan antara lain Institut Teknologi Sumatera (Itera), Universitas Lampung, Universitas Bandar Lampung, Universitas Jambi, Politeknik Negeri Lampung, Universitas Dharma Wacana Metro, Universitas Malahayati, serta Institut Agama Islam Darul Fattah.
Selain mahasiswa, kategori Elite juga diramaikan oleh peserta umum, termasuk dosen dan tenaga kependidikan Itera yang ikut ambil bagian dalam kompetisi.
Sementara itu, kategori Youth diikuti oleh 59 petinju dari 31 SMA, SMK, dan madrasah aliyah di Provinsi Lampung. Para peserta berasal dari berbagai sekolah, di antaranya SMA Negeri 1 Metro, SMA Negeri 1 Lampung Timur, SMA Negeri 1 Kalianda, SMA Negeri 5 Bandar Lampung, SMK Negeri 1 Gadingrejo, SMK Negeri 2 Bandar Lampung, SMA Al Kautsar, SMA Fransiskus Bandar Lampung, dan MAN 1 Lampung Tengah.
Kehadiran para pelajar tersebut menjadi bagian penting dalam upaya menjaring bibit-bibit atlet muda sekaligus memperkenalkan olahraga tinju sebagai cabang olahraga yang mengedepankan teknik, disiplin, dan sportivitas.
Dukungan untuk Pengembangan Talenta Generasi Muda
Erny menjelaskan, penyelenggaraan Fistera juga mendapat dukungan dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta DWP Itera.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi peserta muda, juara pertama kategori SMA/SMK sederajat akan memperoleh golden ticket masuk Program Studi Rekayasa Olahraga Itera. Selain itu, pemenang juga mendapatkan dukungan pembinaan berupa bebas Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama dua semester dari DWP Itera.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam membuka peluang pengembangan potensi generasi muda, khususnya di bidang olahraga.
![]() |
| Foto : Sambutan Ketua Panitia Dies Natalis ke-12 Itera, Dr. Eng. Ir. Ar. Rendy Perdana Khidmat, S.Pd., M.Eng. |
Itera Dorong Fistera Menjadi Agenda Rutin
Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Itera, Ir. M. Bobby Rahman, S.T., M.Si. (Han), Ph.D., mengapresiasi pelaksanaan Kejuaraan Tinju Fistera. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai positif dalam mendukung pengembangan minat dan bakat pelajar maupun mahasiswa.
Bobby berharap kejuaraan ini dapat terus berkembang dan menjadi agenda rutin Itera dalam memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkompetisi sekaligus membangun karakter melalui olahraga.
“Yang terpenting adalah menjunjung sportivitas. Apa yang diperoleh dalam setiap pertandingan harus dijalani secara sportif, dengan menghormati lawan dan diri sendiri,” kata Bobby.
Senada dengan itu, Ketua Panitia Dies Natalis ke-12 Itera, Dr. Eng. Ir. Ar. Rendy Perdana Khidmat, S.Pd., M.Eng., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurut Rendy, olahraga menjadi salah satu rangkaian penting dalam perayaan Dies Natalis ke-12 Itera karena mampu menghadirkan ruang kreativitas sekaligus mendorong pengembangan potensi pelajar dan mahasiswa.
Melalui Kejuaraan Tinju Fistera, Itera tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembinaan generasi muda dan mencetak atlet-atlet berprestasi dari Lampung.

.jpeg)
.jpeg)